Keunikan Suku Toraja

Kekhasan Kebudayaan Tana Toraja
Kekhasan kebudayaan Tana Toraja terdapat pada ritual pemakaman, tempat tinggal tradisional, ukiran kayu serta tari-tariannya. Dari demikian banyak kebudayaan nan ada, ritual pemakaman adalah momen sosial nan krusial dalam tingkatan kehidupan orang-orang Toraja.

1. Ritual Pemakaman dalam Kebudayaan Tana Toraja
Tidak sama dengan kebudayaan pada daerah lain di Indonesia, ritual pemakaman nan dipunyai oleh kebudayaan Tana Toraja termasuk " rumit ". Dalam kebudayaan Tana Toraja, upacara memakamkan seorang jadi satu acara kebiasaan nan memerlukan cost begitu mahal.

Upacara pemakaman nan dikerjakan oleh orang-orang dengan kebudayaan Tana Toraja bisa tunjukkan status sosial seorang. Makin kaya, jadi upacara pemakamannya bakal makin elegan serta besar. Bila keluarga nan ditinggalkan datang dari keluarga nan simpel, jadi ia mesti menyatukan duit terlebih dulu supaya bisa mengadakan upacara pemakaman.

Penyembelihan kerbau serta babi juga memberi warna upacara pemakaman pada kebudayaan Tana Toraja. Dalam upacara pemakaman orang-orang Tana Toraja, mayat bakal disemayamkan dengan tiga langkah, yakni peti diisi mayat disimpan di dalam gua, dimakamkan dibatu berukir atau digantung demikian saja ditepian tebing-tebing batu.


2. Kebudayaan Tana Toraja - Strata Sosial dalam Orang-orang Toraja
Jalinan keluarga orang-orang disini bertalian dekat dengan kelas sosial. Strata kelas sosial masihlah tampak pada kebudayaan Tana Toraja. Kelas sosial di turunkan lewat ibu.
Mengenai strata kelas sosial nan di kenal dalam kebudayaan Tana Toraja yakni bangsawan, orang umum, serta budak. Budak telah dihapuskan mulai sejak jaman penjajahan Belanda walau sekarang ini masihlah ada beberapa orang-orang nan jadi budak.

Kelas bangsawan memperoleh loka nan begitu dihormati di kebudayaan Tana Toraja. Bangsawan begitu melindungi prestise kebangsawanannya. Hal semacam ini dapat diliat masihlah ada sikap merendahkan pada orang umum sebab argumen prestise keluarga. Golongan bangsawan harus mengadakan ritual pemakaman serta jenazah bangsawan di tempatkan di loka pemakaman spesial.


3. Kebudayaan Tana Toraja - Tempat tinggal Adat
Suku Toraja mempunyai tempat tinggal tradisional nan khas. Tempat tinggal tradisional khas kebudayaan Tana Toraja dimaksud tempat tinggal Tongkonan, datang dari bhs Toraja, tongkon, nan bermakna 'duduk'.
Tempat tinggal ini adalah pusat pemerintahan, kekuasaan kebiasaan, serta perubahan kehidupan sosial budaya orang-orang dalam kebudayan Tana Toraja.

Dalam kebudayaan Tana Toraja, ada tiga type tempat tinggal Tongkonan. Pertama, Tongkonan Layuk adalah loka kekuasaan tertinggi nan dipakai sebagai pusat pemerintahan. Ke-2, Tongkonan Pekamberan adalah punya anggota keluarga nan mempunyai wewenang eksklusif dalam kebiasaan serta kebiasaan lokal. Paling akhir, Tongkonan Batu khusus anggota keluarga umum.


4. Kebudayaan Tana Toraja - Kekhasan Ukiran serta Pahatan Asal Toraja
Ciri khas lain dari kebudayaan Tana Toraja adalah ada seni ukiran. Suku Toraja memakai ukiran buat tunjukkan rencana keagamaan serta sosial. Ukiran dari kayu ini dapat adalah wadah berkomunikasi orang Toraja sebab bhs Toraja cuma disampaikan serta tidak mempunyai system tulisan. Oleh karenanya, ukiran kayu nan dimaksud Pa'ssura (tulisan) adalah perwujudan budaya Toraja atau bentuk dari kebudayaan Tana Toraja.

Ada sekitaran 67 type ukiran dengan bermacam corak serta rona pada kebudayaan Tana Toraja. Tiap-tiap ukiran mempunyai nama khusus serta motif nan tidak sama. Misalnya, ukiran motif hewan serta tanaman melambangkan kebajikan, motif tanaman seperti gulma air dan hewan seperti kepiting serta kecebong melambangkan kesuburan.

Terkecuali seni ukir, di kenal seni pahat. Seni ini dapat diliat dalam tempat tinggal Tongkonan. Satu diantara hasil seni pahat dalam kebudayaan Tana Toraja adalah Kabongo ', yakni kepala kerbau nan dipahat dari kayu cendana atau kayu nangka serta diperlengkapi tanduk kerbau asli.


5. Kebudayaan Tana Toraja - Loka Wisata di Tana Toraja
Tempat wisata nan kerap dikunjungi di Tana Toraja adalah Rantepao. Rantepao terdapat sekitaran 328 km dari Makassar serta Makale. Kota Rantepao ini terdapat di dataran nan lebih tinggi dengan panorama nan begitu indah. Tak jauh dari kota Rantepao, ada dua tempat pemakaman suku Toraja nan populer, yakni Ke'te Kesu serta Londa.

Ke'te Kesu serta Londa adalah loka pekuburan alam purba berdinding batu, berbentuk gua. Gua-gua di Ke'te Kasu serta Londa kedalamannya bisa meraih 1000 m. Pekuburan alam purba ini diperlengkapi benteng pertahanan nan bernama Tarangenge, nan terdapat diatas punggung gua. Panorama spektakuler itu makin memberi kaya kebudayaan Tana Toraja.

Gua itu penuh dengan tulang serta tengkorak beberapa leluhur serta tau-tau. Tau-tau ini adalah tandanya kalau sudah demikian banyak putra-putra Toraja paling baik nan dimakamkan lewat upacara kebiasaan tertinggi di lokasi Tana Toraja. Bagaimanapun memiliki bentuk, kebudayaan Tana Toraja tetaplah jadi satu diantara kebanggaan Indonesia nan mesti dilestarikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Scabies dan Jamur Pada Kucing, Wajib Baca!

Keunikan Suku Dayak